Workshop Green Economy for Civitas Academica UNTAG Surabaya

Rabu, 06 Maret 2019 - 10:15:22 WIB
Dibaca: 229 kali

Dewasa ini problematika ekonomi dan lingkungan menjadi topik utama pada masyarakat milineal. Lingkungan hijau yang menyejukkan sangat diharapkan oleh masyarakat kota. Namun, setiap tahun kepadatan penduduk semakin meningkat. Hal ini menyebabkan semakin meningkat pula jumlah sampah rumah tangga. Oleh karena itu, UNTAG Surabaya bersinergi dengan EQWIP Hubs mengadakan acara Workshop Green Economy for Civitas Academica UNTAG Surabaya. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang ekonomi hijau dan ketrampilan tentang daur ulang sampah. Pelaksanaan acara ini pada hari Senin, 4 Maret 2019 di Meeting Room Graha Wiyata UNTAG Surabaya.

Pemateri dalam acara ini yakni Drs. Satrijo Wiweko, M.T., beliau merupakan Direktur Eksekutif Sahabat Lingkungan dan salah satu Dosen ITATS. Adapun pemateri kedua yaitu Dra. Noorshanti Sumarah, M.I.Kom selaku Fasilitator Lingkungan Kota Surabaya dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNTAG Surabaya. Dalam acara ini Drs. Satrijo Wiweko, M.T. atau yang akrab dipanggil Bapak Koko menyampaikan materi tentang perekonomian hijau. Maksud dari perekonomian hijau disini yakni ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ekonomi hijau bertujuan untuk menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam. Adapun pemateri kedua yaitu Dra. Noorshanti Sumarah, M.I.Kom yang memiliki nama panggilan Ibu Shanti merupakan Fasilitator Lingkungan Kota Surabaya sekaligus dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNTAG Surabaya. Bu Shanti dalam acara ini memberikan pelatihan daur ulang sampah. Beliau membawa beberapa contoh barang dari daur ulang sampah yang bisa diperjualbelikan misalnya tas, bros, tempat galon, dompet, dan lain-lain. Pada acara ini Bu Shanti memberi pelatihan ke peserta untuk bersama-sama praktek membuat tempat/wadah serbaguna dari botol minuman. Alat yang dibutuhkan yaitu botol sprite yang sudah dipotong bagian bawah, resliting, benang senar, dan jarum. Barang daur ulang ini bisa digunakan untuk tempat peniti/bros dan wadah permen. Alhasil, banyak peserta yang antusias untuk mempraktekkan daur ulang sampah ini.

Agenda Kegiatan





Links