Diseminasi Keimigrasian, Kewarganegaraan, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Bagi WNA

Senin, 06 Januari 2020 - 09:53:53 WIB
Dibaca: 55 kali

Jumlah warga negara asing ke Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Data terakhir tahun 2018 jumlah warga negara yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Juanda sebanyak 2.2018.679 orang. Awal tahun 2019 hingga bulan September ada 1.87437. Idealnya dan sesuai dengan undang-undang orang asing yang masuk ke Indonesia tentu saja diharapkan memberikan tanggapan positif kepada Indonesia dan pada saat orang-orang asing yang masuk ke Indonesia sebetulnya harus memiliki visa atau dikecualikan sesuai dengan visa sesuai dengan Perpres nomor 21 tahun 2016.

Berdasarkan hal tersebut terdapat masalah yang muncul diantaranya adalah izin permulaan yang diperpanjang tinggal, pemalsuan paspor, pemalsuan surat, pemalsuan e-ktp, pemalsuan buku nikah/kawin kontrak, perdagangan orang, terorisme, narkoba, cyber crime, cyber terrorism, dan lain-lain. Permasalahannya memang merupakan niat yang harus dihindari karena hukum atau mungkin karena tidak tahu berbagai peraturan yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu, pada kesempatan itu Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya melaksanakan kegiatan Diseminasi Keimigrasian, Kewarganegaraan, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan. Bagi WNA untuk membahas berbagai informasi terkait dengan peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia, baik itu undang-undang tentang keimigrasian, ketenagakerjaan tentang kependudukan, dan lain-lain. Pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya mengundang perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, asosiasi, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan banyak mahasiswa asing dan tenaga kerja asing di Indonesia. Acara ini dilaksanakan pada  22 Oktober 2019 di Caesar Palace Ballroom Hotel Garden Palace. Royan Khusnul Arief, S.Pd. yang merupakan staf Bagian Kerjasama dan Internasional UNTAG Surabaya turut menghadiri acara ini.

Harapannya mulai kedepannya tidak ditemukan lagi orang asing yang kemudian melewati aturan-aturan yang menyebabkan ketidaktahuan aturan-aturan yang ada di Indonesia. Jika memang ada yang tahu maka memang ada yang mengajukan permohonan kepada pihak yang terkait dengan peraturan yang ada di sana, maka memang ada niat yang mau membatalkan hukum yang menyalahgunakan peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia, tentu saja berhadapan dengan kasus administrasi keimigrasian.

Agenda Kegiatan





Links