The World Indonesianist Congress at Yogyakarta

Senin, 06 Januari 2020 - 10:15:48 WIB
Dibaca: 10 kali

    Peserta Congress Indonesianist mempelajari berbagai aspek sains dan pengetahuan di Indonesia. Mereka berasal dari kalangan akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari luar negeri. Kongres ini mengangkat topik "Membangun Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik: Menuju Masyarakat Toleran, Penuh Semangat, dan Kreatif."

         Kongres ini dihadiri oleh 400 peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, dan mahasiswa asing yang mempelajari berbagai aspek ilmu pengetahuan di Indonesia dan tamu undangan lainnya dari berbagai lembaga dan universitas di Indonesia. Sekitar perwakilan dari 43 negara juga turut hadir pada acara ini yaitu Amerika Serikat, Australia, Gambia, Jerman, Myanmar, Rusia, Cina, Timor Leste, dan Yordania.

         Acara ini dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia yaitu Dr. Abdurrahman Mochammad Fachir. Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dalam pidatonya pada 14 Oktober 2019 menyatakan bahwa orang Indonesia adalah intelektual, akademisi, dan peneliti asing yang memiliki minat khusus di Indonesia. Orang Indonesia juga memiliki makna yang lebih luas, termasuk orang asing yang memiliki cinta khusus kepada Indonesia. Wakil Menteri menyatakan bahwa ada tiga bidang di mana orang Indonesia dapat berkontribusi bagi Indonesia. Pertama, dalam memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa multikultural. Kedua, dalam memperkuat sumber daya manusia Indonesia. Ketiga, orang Indonesia dapat berkontribusi pada transformasi ekonomi Indonesia.

         Sebelum keberangkatan peserta kongres ini membuat paper dengan memilih tema sebagai berikut:

  • Strengthening Democracy.
  • Promoting Harmonious Community in Indonesia.
  • Stimulating and Crafting Creativity in the Era 4.0. 
  • Preserving and Promoting Indonesian Culture in Facing Globalization.

Paper terbaik akan dipresentasikan pada hari ketiga (Call for Papers). Paper juga akan masuk pada jurnal scopus.

         Untag Surabaya dalam kongres ini mengirimkan 3 mahasiswa asing yang berasal dari Timor Leste. Mahasiswa tersebut diantaranya Leocadia Marques Serra (S1 Ekonomi Pembangunan), Eduardo Pereira Do Rego (S2 Teknik Sipil), dan Luciano Simoes Sarmento (S2 Teknik Sipil).  Kegiatan ini berlangsung 14 – 16 Oktober 2019 di Wisma MM UGM dan Universitas Negeri Yogyakarta.

Agenda Kegiatan





Links