Penandatanganan MOU dengan PERPUSNAS

Senin, 27 Januari 2020 - 13:31:18 WIB
Dibaca: 67 kali

        Perguruan Tinggi merupakan pendidikan tertinggi memiliki peran dan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Perpustakaan merupakan pintu gerbang untuk budaya literasi. Pada tahun 2017, penelitian yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional Indonesia menyajikan data bahwa rata-rata orang Indonesia hanya 30-59 menit (kurang dari satu jam) untuk meluangkan waktu membaca. Sedangkan jumlah buku yang ditamatkan per tahun rata-rata hanya 5-9 buku. Kondisi tersebut tentu jauh di bawah standar UNESCO yang meminta agar waktu untuk membaca tiap orang 4-6 jam per hari. Masyarakat di negara maju rata-rata menghabiskan waktu membaca 6-8 jam per hari. Kita tahu bahwa pada era revolusi industri 4.0 trend isu yang berkembang yaitu digitalisasi. Ironisnya masyarakat Indonesia mampu menghabiskan rata-rata 5,5 jam per hari untuk bermain gadget. Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi Perpustakaan Nasional Indonesia untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan membumikan dan membudayakan literasi berbasis digital. Dalam kesempatan ini (20/11/2019) penandatanganan MOU antara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan Perpustakaan Nasional ditujukan untuk lingkup pengembangan Sumber Daya Manusia bidang perpustakaan, pengembangan dan pemanfaatan aplikasi otomasi perpustakaaan inlislite, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di bidang perpusdokinfo dan perluasan jejaring perpustakaan melalui pengembangan pangkalan data dan repository digital: Indonesia One Search (IOS), iPusnas, dan publikasi ilmiah, pengembangan dan pemanfaatan bersama koleksi perpustakaan, pertemuan ilmiah, penelitian dan publikasi bersama dalam bidang perpustakaan, penghimpunan dan pelestarian Karya Cetak Karya Rekam (KCKR), serta pelaksanaan promosi perpustakaan dan pengembangan budaya baca.

Agenda Kegiatan





Links