Penandatanganan MOU Walikota Samarinda dan Seminar Nasional

Selasa, 17 Maret 2020 - 08:14:53 WIB
Dibaca: 41 kali

Dilatarbelakangi oleh permintaan Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda dalam rangka mempersiapkan Ibu Kota Negara Baru di Pulau Kalimantan, maka perlu adanya kepedulian dan strategi khusus untuk melindungi, mengoptimalkan, dan memberdayakan ketahanan pangan Kota Samarinda. Dinas Ketahanan Pangan berpendapat bahwa, pada umumnya isu ketahanan pangan disinggungkan dengan bidang ekonomi dan pertanian. Pada kesempatan ini diharapkan mampu mengkaji dari sisi hukum yaitu terkait regulasi ketahanan pangan. Perlindungan hukum sangatla penting bagi produsen dan konsumen dalam bidang ketahanan pangan ini. Ditambah persiapan pemindahan Ibu Kota Negara, maka perlu dilakukan strategi Kota Samarinda dalam menyikapi dan menghadapi hal tersebut. Pada kesempatan ini terdapat tujuh narasumber dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang bertugas. Kegiatan ini diberi tajuk/topik yaitu “Penguatan Regulasi di Bidang Ketahanan Pangan dalam Rangka Pemindahan Ibu Kota Negara RI”. Tiap-tiap narasumber memberikan topik bicara antara lain Hilirisasi Sumber Daya Pangan oleh Dr. Sri Setyadji, S.H., M.Hum., Hukum Pengembangan Riset dan Pemanfaatan Sumber Daya Pangan oleh Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H., M.H., CLA., Investasi di Bidang Pangan oleh Dr. Krisnadi Nasution, Perlindungan Konsumen di Bidang Pangan oleh Dr. Endang Prasetyawati, S.H., M.H., Strategi Sinkronisasi Regulasi Pangan oleh Budiarsih, S.H., M.H., Ph.D., dan Regulasi Pangan di Daerah dalam Rangka Otonomi Daerah oleh Sofyan Hadi, S.H., M.H. Keynote speaker Dr. Slamet Suhartono, S.H., M.H. selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Dalam kesempatan ini dibuka oleh penandatanganan MOU antara Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan Walikota Samarinda dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, beserta Perjanjian Kerja Sama antara Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda sebagai implementasi dari MOU. Kegiatan ini juga ditutup dengan deklrasi akademik. Adapun bunyi deklarasi adalah menyatakan komitmen bersama untuk:

  1. Meningkatkan kesadaran diri dan masyarakat  akan pemeliharaan dan kelangsungan  sumberdaya hayati.
  2. Memperkuat ketahanan pangan daerah untuk penguatan ketahanan pangan nasional.
  3. Membudidayakan potensi pangan lokal secara berkesinambungan, aman dan berkualitas
  4. Membuat Rencana Tata Ruang Wilayah yang berorientasi yang berwawasan  lingkungan
  5. Menyusun Peraturan Daerah sebagai panduan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di daerah.

Dalam sambutan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah disampaikan, bahwa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah banyak melakukan aktivitas tri dharma, terlebih di pengabdian masyarakat, acara seminar nasional ini termasuk ke skema pengabdian masyarakat. Sehingga memang Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dapat bersinergi, berkolaborasi dan bekerjasama untuk penguatan pangan Kota Samarinda dalam mendukung pemindahan Ibu Kota Negara baru.

 

Agenda Kegiatan





Links